Burrito sebagai Bekal Pendakian: Resep Padat Energi untuk Hiking dan Lari Gunung

Pendaki dan pelari gunung membutuhkan makanan yang padat energi, mudah dibawa, dan bisa dimakan dengan satu tangan. Burrito memenuhi semua syarat itu, dan isinya bisa disesuaikan dengan kebutuhan gizi selama perjalanan.

Mengapa Burrito?

Tortila membungkus karbohidrat, protein, dan lemak dalam satu gulungan yang ringkas. Tidak perlu sendok atau piring, dan burrito dapat dimakan saat beristirahat singkat di jalur.

Resep Burrito Bekal

Isi tortila gandum besar dengan nasi, kacang merah atau kacang hitam yang dihaluskan, telur orak-arik atau ayam suwir, keju, dan sedikit salsa kental. Hindari isian yang terlalu basah agar tortila tidak lembek. Gulung rapat dengan melipat sisi kiri dan kanan terlebih dahulu.

Membungkus dan Menyimpan

Bungkus burrito dengan kertas roti lalu aluminium foil agar tidak bocor dan mudah dibuka sebagian. Untuk perjalanan beberapa jam, burrito sebaiknya dibuat pagi hari dan disimpan di bagian tas yang tidak terpapar panas langsung.

Bila perjalanan panjang di cuaca panas, hindari isian yang cepat basi seperti mayones dan krim asam.

Lengkapi dengan Camilan dan Air

Tambahkan buah kering, kacang, dan cukup air. Dengarkan tubuh: makan sedikit-sedikit secara teratur lebih baik daripada makan banyak sekaligus di tengah pendakian.

Mitra media: artikel ini merupakan kolaborasi konten bersama austria-skyrunner-series.com. Temukan menu, resep, dan kelas masak di beranda Frida's Cocina.
#bekal hiking#burrito bekal#makanan pendakian#nutrisi lari gunung#resep burrito
M
Made Arya Wibawa

Bagian dari dapur Frida's Cocina yang berbagi resep, cerita kuliner, dan tips memasak Meksiko rumahan dengan bahan lokal.

💬