Taco, burrito, dan nachos semakin mudah ditemukan di kota-kota besar Indonesia. Cita rasa yang kaya rempah dan pedas ternyata cocok dengan lidah orang Indonesia. Bagi pelaku usaha kuliner, ini adalah peluang yang menarik.
Selera yang Cocok
Orang Indonesia akrab dengan cabai, jeruk nipis, bawang, dan jagung, bahan-bahan yang juga menjadi dasar masakan Meksiko. Karena itu, banyak hidangan Meksiko mudah diterima. Varian pedas dan isian seperti ayam bakar atau daging sapi berbumbu sering menjadi favorit.
Bahan Lokal vs Impor
Bahan seperti cabai kering khas Meksiko, keju tertentu, dan masa harina umumnya diimpor dan mahal. Pelaku usaha dapat menyiasati dengan bahan lokal: cabai merah kering, tomat lokal, jeruk nipis, alpukat lokal, dan tortila buatan sendiri dari jagung atau tepung terigu.
Menentukan Harga dan Konsep
Hitung biaya bahan per porsi, tenaga kerja, sewa, dan kemasan. Konsep kedai kecil atau food truck dengan menu terbatas membantu mengendalikan biaya dan menjaga konsistensi rasa. Menu paket dan porsi berbagi cocok untuk segmen anak muda dan keluarga.
Pastikan bahan dan proses memenuhi standar keamanan pangan serta sertifikasi halal bila menyasar pasar mayoritas.
Tantangan
Edukasi konsumen tentang menu, konsistensi bahan impor, dan persaingan dengan kuliner populer lain adalah tantangan utama. Cerita di balik hidangan dan pengalaman bersantap yang menyenangkan bisa menjadi pembeda.