Penikmat musik pop Turki seperti lagu-lagu Tarkan mungkin akrab dengan kebab dan döner yang dipanggang di tiang berputar. Menariknya, teknik yang sama melahirkan salah satu taco paling populer di Meksiko: taco al pastor.
Daging Putar dari Timur Tengah
Teknik memanggang lapisan daging berbumbu pada tiang vertikal yang berputar dikenal di Turki sebagai döner kebab dan di Levant sebagai shawarma. Daging dipotong tipis dari bagian luar yang sudah matang.
Imigran Lebanon di Meksiko
Pada awal abad ke-20, banyak imigran Lebanon menetap di Meksiko, terutama di kota Puebla. Mereka membawa tradisi shawarma yang kemudian dikenal sebagai tacos árabes, daging domba atau babi yang dibungkus roti pipih.
Lahirnya Al Pastor
Seiring waktu, generasi berikutnya mengadaptasi teknik ini dengan bumbu khas Meksiko: cabai kering, achiote, dan rempah, lalu menyajikannya di tortila jagung dengan irisan nanas, bawang, dan ketumbar. Hasilnya adalah taco al pastor yang kini menjadi ikon kuliner Kota Meksiko.
Versi halal dapat dibuat dengan daging ayam atau sapi berbumbu al pastor.
Kuliner sebagai Cerita Migrasi
Kisah al pastor menunjukkan bahwa makanan selalu bergerak bersama manusia. Banyak hidangan yang kita anggap khas suatu negara sebenarnya lahir dari pertemuan budaya.