Sulit membayangkan sambal tanpa cabai atau sayur asem tanpa jagung. Padahal cabai, jagung, tomat, dan alpukat berasal dari benua Amerika, termasuk wilayah yang kini menjadi Meksiko. Bahan-bahan ini tiba di Nusantara melalui jalur perdagangan beberapa abad lalu.
Perjalanan Melintasi Samudra
Setelah pelayaran bangsa Eropa ke benua Amerika pada akhir abad ke-15, berbagai tanaman dari sana menyebar ke Eropa, Afrika, dan Asia. Pedagang dari berbagai bangsa membawa cabai dan jagung ke Asia Tenggara, tempat tanaman ini tumbuh subur dan cepat diadopsi.
Cabai: Dari Mole ke Sambal
Di Meksiko, cabai menjadi dasar saus mole dan salsa. Di Nusantara, cabai melahirkan ratusan jenis sambal. Capsaicin dalam cabai memberi sensasi pedas dan diteliti untuk berbagai manfaat, tetapi konsumsi berlebihan dapat memicu keluhan lambung pada sebagian orang.
Jagung, Tomat, dan Alpukat
Jagung menjadi makanan pokok di beberapa daerah Indonesia timur, tomat menyegarkan sambal dan sayur, sedangkan alpukat lebih sering dinikmati sebagai jus manis di Indonesia, berbeda dengan guacamole asin di Meksiko.
Alpukat kaya lemak tak jenuh, sementara tomat mengandung likopen dan jagung menyumbang serat.
Dua Dapur, Akar yang Sama
Kesamaan bahan inilah yang membuat masakan Meksiko terasa akrab bagi lidah Indonesia. Mencoba resep Meksiko di rumah bisa dimulai dari bahan-bahan yang sudah ada di dapur.