Banyak budaya memiliki tradisi khusus untuk merawat ibu setelah melahirkan. Di Meksiko dan sejumlah negara Amerika Latin dikenal la cuarentena, masa sekitar 40 hari ketika ibu beristirahat, dijaga kehangatannya, dan diberi makanan bergizi oleh keluarga.
La Cuarentena
Selama masa ini, ibu dianjurkan banyak beristirahat, menjaga tubuh tetap hangat, dan fokus merawat bayi. Anggota keluarga, terutama ibu dan nenek, mengambil alih pekerjaan rumah tangga dan memasak. Konsepnya mirip dengan tradisi masa nifas di banyak daerah di Indonesia.
Caldo de Pollo
Sup ayam bening dengan sayuran seperti wortel, labu, kentang, dan jagung adalah makanan klasik pascapersalinan. Hangat, mudah dicerna, dan menyumbang cairan serta protein yang dibutuhkan ibu, terutama yang sedang menyusui.
Atole
Atole adalah minuman hangat dan kental dari tepung jagung, susu atau air, dan kayu manis, kadang diberi cokelat atau buah. Minuman ini dipercaya membantu ibu merasa hangat dan bertenaga. Ibu menyusui juga membutuhkan banyak cairan, sehingga minuman hangat sangat membantu.
Perhatikan kadar gula, terutama bagi ibu dengan riwayat diabetes gestasional.
Inti dari Tradisi
Seperti di Nusantara, nilai utama tradisi pascapersalinan adalah istirahat, makanan bergizi, dan dukungan keluarga. Tetap ikuti anjuran bidan atau dokter, dan hindari pantangan makanan yang justru mengurangi asupan gizi ibu.