Suka Makanan Pedas tapi Punya Maag? Tips Menikmati Cabai dan Kapan Perlu Obat

Makanan Meksiko dan masakan Indonesia sama-sama dikenal pedas. Bagi penderita maag atau GERD, kenikmatan sambal dan salsa bisa diikuti rasa perih di ulu hati. Kabar baiknya, ada cara untuk tetap menikmati makanan pedas dengan lebih nyaman.

Kenali Pemicu Pribadi

Tidak semua orang bereaksi sama terhadap makanan pedas. Selain cabai, makanan berlemak, asam, kopi, dan makan terlalu banyak dapat memicu keluhan. Catat makanan yang membuat gejala kambuh untuk mengenali pemicu pribadi.

Tips Menikmati Pedas dengan Aman

Mulailah dari tingkat kepedasan rendah, jangan makan pedas saat perut kosong, makan dalam porsi kecil, dan hindari langsung berbaring setelah makan. Padukan dengan nasi, tortila, atau produk susu yang dapat membantu meredakan sensasi panas.

Kapan Perlu Obat?

Antasida dapat membantu meredakan gejala ringan sesekali. Namun bila keluhan sering muncul, apoteker dapat menjelaskan pilihan obat lain yang sesuai. Gejala seperti nyeri hebat, muntah darah, BAB hitam, sulit menelan, atau penurunan berat badan tanpa sebab harus segera diperiksakan ke dokter.

Jangan mengonsumsi obat pereda nyeri tertentu saat perut kosong karena dapat mengiritasi lambung.

Interaksi Makanan dan Obat

Beberapa makanan dan minuman dapat memengaruhi kerja obat, misalnya jus jeruk bali dengan obat tertentu. Tanyakan kepada apoteker kapan sebaiknya obat diminum, sebelum atau sesudah makan.

Mitra media: artikel ini merupakan kolaborasi konten bersama aptekamedpl.com. Temukan menu, resep, dan kelas masak di beranda Frida's Cocina.
#makanan pedas dan maag#GERD#antasida#interaksi makanan obat#apotek
T
Tim Dapur Frida's

Bagian dari dapur Frida's Cocina yang berbagi resep, cerita kuliner, dan tips memasak Meksiko rumahan dengan bahan lokal.

💬